Minggu, 04 Oktober 2015

SEMUR DAGING



Asal: Indonesia dengan pengaruh kuliner Belanda
Sumber: Adaptasi dari buku Aneka Masakan Daging, Editor Megarasa
Catatan!

Semur Daging, salah satu masakan favorit keluarga kami. Bikinnya gampang dan rasanya enak. Bisa disantap dengan kentang dan salad sayuran tapi sebagai orang Indonesia saya lebih suka menyantapnya dengan nasi wink emotikon. Sudah berbagai resep saya coba, menurut saya resep ini yang paling pas.

Semur berasal dari bahasa Belanda yaitu "Smoor" yang berarti masakan itu telah direbus dengan tomat dan bawang secara perlahan-lahan. "Smoor" dalam bahasa Belanda juga berarti braising atau teknik masak dengan cara merebus lama dengan api kecil hingga daging empuk.

Di Indonesia semur adalah hidangan daging rebus yang diolah dalam kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala dan cengkeh. Kecap manis yang terbuat dari kedelai hitam adalah bahan paling penting dalam proses pembuatan semur karena berfungsi untuk menguatkan cita rasa, namun harus tetap terasa menyatu harmonis dengan bahan-bahan lainnya. Selain berbahan utama daging sapi dan kentang, semur juga berdiri dari bermacam-macam variasi dalam penyajiannya, seperti penambahan tahu, tempe, telur, ikan, dan bahan lain-lain sesuai dengan selera masyarakat di daerah masing-masing. ( Sumber : Wikipedia )

Tips : Untuk resep ini usahakan memakai daging has dalam yang mudah empuk supaya proses memasak tidak terlalu lama dan daging juga tidak alot.
Bahan:

500 gr daging sapi has dalam atau minute steak
5 buah/50 gr bawang merah, iris halus
2 siung/6 gr bawang putih, iris halus
1 batang/5 cm kayu manis
2 butir cengkeh
4 sdm kecap manis
1 sdt bubuk kaldu
1/4 sdt pala bubuk
1 buah tomat, belah menjadi 6 bagian
1 sdt garam atau sesuai selera
1 sdt gula pasir atau sesuai selera
air mendidih/panas secukupnya ( kurang lebih 500 ml)
2 sdm margarine untuk menumis
Bumbu Halus untuk Marinade:

2 siung bawang putih
2 cm/10 gr jahe
1/2 sdt merica bubuk
Bahan Taburan:

2 sdm bawang merah goreng
Cara Membuat:

Potong-potong daging ukuran persegi panjang/melebar tipis.
Tusuk2 daging dengan garpu supaya bentuknya tetap rata/tidak menggulung saat dimasak. Sisihkan.
Bumbu Marinade: Ulek bawang putih, jahe dan merica hingga halus, lalu lumuri irisan daging dengan bumbu halus hingga rata.
Diamkan selama 10 menit agar bumbu meresap.
Panaskan margarine, tumis bawang putih sampai harum lalu masukkan bawang merah.
Aduk sampai layu lalu masukkan daging sambil diaduk-aduk.
Setelah daging berubah warna, masukkan air panas *** secukupnya sampai daging terendam.
Tambahkan kecap manis, bubuk kaldu, kayu manis, cengkeh dan pala bubuk. Tambahkan merica sesuai selera.
Masak sampai mendidih kemudian masak dengan api kecil selama 20 menit hingga daging empuk dan kuah menyusut.
Cicipi, jika perlu tambahkan garam atau gula pasir sesuai selera.
Terakhir tambahkan tomat, masak sebentar hingga tomat layu.
Angkat dan hidangkan panas dengan taburan bawang merah goreng.
Catatan:

*** Masukkan air mendidih/panas ke daging supaya sari daging terkunci dan terasa lebih gurih.

1 komentar:

  1. terima kasih atas inspirasinya! Betul sekali, makanan lezat serta sehat memang sangat penting, akan tetapi memasak dengan alat masak yang tepat juga sama pentingnya.

    Oxone

    BalasHapus