Tampilkan postingan dengan label kumpulan artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 September 2019

Bahan Pembantu Agar Ayam Kampung Cepat Lunak

Lebaran identik dengan makanan istimewa dan jarang dikonsomsi.  Salah satunya ayam kampung. Ayam kampung istimewa karena rasa lebih enak dan dijamin kesehatannya.  Maksudnya ayam dipelihara dengan dilepas begitu saja.  Ayam mengkonsumsi makanan alami di sekitar rumah.  Ayam tanpa makanan pabrik atau obat-obatan untuk menggemukkan badan.  Wajar jika harga ayam kampung lebih mahal dari ayam pedaging komersial.


Ayam kampung identik dengan daging yang liat dan waktu memasak lama.  Bagaimana cara membantu agar daging ayam kampung cepat empuk?


Ingin membuktikan kata-kata kakak, kalau pepaya muda bisa membantu menulakkan daging-dagingan baik ayam, sapi atau kerbau.  Hasil....memang betul, ayam kampung yang diberi pepaya muda bisa sangat empuk dan mudah di kunyah...


Ayam Kampung Empuk

Bahan yang diperlukan

1 ekor ayam kampung
1 buah pepaya muda ukuran kecil


Cara memasak

1.  Cuci bersih ayam kampung.  Potong-potong ayam. Jeroan (ampela, hati, usus) dipisahkan tidak perlu direbus.  Jeroan digoreng dengan bumbu kuning bisa empuk.  

2. Kupas pepaya muda, belah, buang bijinya lalu potong ukuran sedang.

3.  Panaskan air hingga mendidih, masukkan daging ayam dan pepaya muda.  Masak hingga daging ayam empuk

4.  Ayam siap dimasak menjadi masakan lain, misalnya untuk sup.

Catatan
Kaldu ayam netral atau tidak ada rasa buah pepaya.  Rasa daging ayam pun netral dan cepat empuk...  Demikian juga saat mencoba menambahkan pepaya muda di daging, kaldu dan daging netral juga cepat empuk...

Sumber : https://catatanbelajarmasak.blogspot.com/2014/08/bahan-pembantu-agar-ayam-kampung-cepat.html

Senin, 15 Juli 2013

Makan Hati Sapi Bisa Bantu Tingkatkan Daya Ingat


thumbnail Foto: Thinkstock

Senin, 15/07/2013 15:08 WIB
Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood

Jakarta - Selain dagingnya, bagian hati sapi juga bernutrisi tinggi. Teksturnya lebih padat dan kenyal serta gurih. Menurut sebuah studi baru, kandungan kolin dan vitamin B pada hati sapi bisa meningkatkan memori otak.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuan di University of Granada, Spanyol, Simon Bolivar University di Venezuela dan University of York, berhasil mengungkapkan manfaat kolin yang ada di dalam hati sapi.

Pada studi ini tim peneliti melibatkan beberapa tikus percobaan. Masing-masing tikus diberikan makanan kaya kolin dan vitamin B. Seperti telur ayam, hati sapi, kedelai dan gandum. Dengan cermat tim peneliti mempelajari efek kedua nutrisi ini pada tikus dewasa yang sedang hamil.

Tikus yang diberi diet kolin selama masa kehamilan, ternyata kolin yang dikonsumsi sangat mempengaruhi memori otak pada janin yang dilahirkan. Bahkan efek positif ini dirasakan hingga anak tikus mencapai dewasa.

Untuk menguji tingkat memori otak tikus, tim peneliti menampilkan beberapa objek agar mereka meningatnya. Setelah 48 jam lamanya, ternyata tikus yang diberikan diet kolin cenderung mudah mengingat objek yang ditampilkan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan kelompok tikus yang diberikan diet standar dan diet kurang asupan kolin, justru tidak bisa mengenali objek yang ditampilkan pada 48 jam sebelumnya. Dengan demikian, para ilmuan menyimpulkan jika asupan kolin dapat membantu meningkatkan memori otak dalam jangka panjang.

Selain itu, tim peneliti juga mengukur perubahan pada tikus dewasa yang diberikan suplemen kolin selama 12 minggu. Kemudian akan dibandingkan dengan tikus yang tidak mendapat asupan kolin. Hasilnya tikus yang diberikan suplemen kolin cenderung lebih perhatian dan stimulusnya lebih aktif.

Penelitian ini telah berhasil membuktikan, jika kolin yang banyak terdapat di dalam hati sapi bisa meningkatkan memori otak. Studi inipun telah diterbitkan dalam jurnal Nutritional Neuroscience dan Behavioural Brain Research.

(odi/dyh)
 
 http://food.detik.com/read/2013/07/15/150859/2303122/900/makan-hati-sapi-bisa-bantu-tingkatkan-daya-ingat?

Selasa, 18 Oktober 2011

Riset : Meremajakan Minyak Jelantah Dengan Ampas Nanas



Melalui proses penelitian, ternyata diketahui ampas nanas tersebut memiliki kandungan karbon yang dapat meremajakan minyak
JAKARTA - Berawal dari keprihatinan terhadap penggunaan minyak jelantah  oleh pedagang gorengan di sekitar sekolah, Ikhtiar Dwi Wardana dan Faza Fakhri, dua pelajar asal Pemalang melakukan penelitian peremajaan minyak tersebut.
Pemakaian minyak jelantah (minyak goreng bekas pakai) secara berulang dapat merusak kesehatan manusia. Di dalam minyak jelantah terkandung zat-zat yang tidak baik bagi tubuh, diantaranya asam lemak bebas (FFA) dalam kadar tinggi dan asam lemak jenuh (SFA) yang berbahaya bagi kesehatan.  Salah satunya dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.
Inovasi ini menawarkan perbaikan kualitas pada minyak jelantah dengan menambahkan ampas nanas. Ampas nanas memiliki kemampuan menyerap seperti karbon aktif sehingga dapat menjernihkan minyak. Bukti perbaikan kualitas minyak terlihat dari meningkatnya titik didih, titik asap dan menurunnya kadar FFA serta angka peroksida.
“Minyak jelantah bekas pakai itu kan berbahaya apalagi yang menggunakan anak-anak. Dapat meningkatkan penyakit jantung koroner juga. Maka kami ingin mencoba menghindari hal itu,” kata Faza saat diwawancarai pada program siaran Iptek Voice, 18 Oktober 2011.
Penelitian ini diawali dari penggunaan sirup nanas yang banyak ampasnya. Wardana pada waktu itu memiliki keinginan untuk tidak menyia-nyiakan ampas nanas tersebut. Melalui proses penelitian, ternyata diketahui ampas nanas tersebut memiliki kandungan karbon yang dapat meremajakan minyak.
“Pertama ampas nanas itu di cuci bersih, lalu kita keringkan dengan suhu160 derajat celcius dengan oven biasa selama 60 menit. Banyaknya sekitar 1-3 kg ampas nanas hingga terbentuk karbon. Lalu haluskan ampas dengan blender. Setelah terbentuk serbuk, direndam lagi selama 3 jam di minyak jelantah. Perbandingannya 3 liter ampas nanas untuk menjernihkan 20 liter minyak jelantah,” jelas Faza.
"Melalui proses peremajaan tersebut, terbukti dapat menurunkan kadar FFA dan angka peroksida (zat karsinogenik penyebab kanker) pada minyak jelantah" Ujar Wardana
Minyak jelantah yang tadinya berwarna kemerahan, setelah direndam menjadi kuning kembali. Dan pengurangan kuantitas yang dihasilkan hanya sedikit.
Hasil penelitian ini sudah disosialisasikan ke masyarakat rumah tangga terutama ke pedagang gorengan di sekitar Pemalang. Menurut kedua pelajar SMAN 1 Pemalang itu, kebanyakan suka  akan hasilnya yang lebih baik selain karena prosesnya mudah dan murah.
Saat ini, penelitian yang dilakukan Dana dan Faza telah masuk ke dalam Buku 103 Inovator Indonesia dan sedang dalam proses pengajuan paten.
“Jangan menyerah manfaatkan apa yang ada disekitar kita dan jangan cepat putus asa. Karena penelitian membutuhkan kesabaran yang sangat tinggi,” pesan Faza di akhir perbincangan. (c8/lik)

http://wartapedia.com/tekno/terapan/5647-riset--meremajakan-minyak-jelantah-dengan-ampas-nanas.html

Minggu, 03 April 2011

Diet untuk Penderita Kolesterol Darah


Eka Septia Wulan - detikFood
Diet untuk Penderita Kolesterol Darah
Jakarta - Kolesterol darah Anda tinggi? Atau Anda memiliki masalah dengan jantung? Mulailah perhatikan makanan yang Anda makan, mulai dari jenis sayuran dan buah-buahan. Gaya hidup sehat pun harus diterapkan, mau tahu caranya? Temukan jawabannya di sini.

Makanan adalah salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap perkembangan penyakit. Meskipun begitu, makanan juga bisa membantu Anda meringankan penyakit. Salah satu penyakit yang cukup ditakuti adalah penyakit jantung. Tapi hal ini bisa dihindari dengan pola hidup sehat dan makanan yang lebih sehat dan teratur.

Penykit jantung bisa datang karena dipicu oleh kolesterol darah yang tinggi. Dan kadang seseorang tidak mengetahui kalau kadar kolesterolnya sudah meningkat tajam. Agar jantung tetap sehat dan kolesterol darahpun dalam keadaan normal, berikut 5 cara sehat untuk mendapatkan jantung yang sehat pula.

1. Makan lebih banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan juga kacang-kacangan. meskipun terbilang sederhana, makanan-makanan tadi mengandung serat yang tinggi. Serat berperan penting dalam menurunkan resiko penyakit jantung karena dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dalam darah.

2. Teliti dalam memilih makanan yang mengandung lemak, seperti mentega, dressing salad, dan juga kue-kue manis. Apabila Anda harus menambahkan mentega ke dalam masakan atau kue, pilihlah yang lemaknya rendah atau pilih dressing salad yang kandungan asam lemak tak jenuh tunggalnya lebih tinggi seperti yang terdapat di dalam minyak zaitun.

3. Tidak hanya makanan yang berlemak saja yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah, makanan yang mengandung protein pun bisa jadi pemicu. Bukan berarti Anda harus meninggalkan protein, tapi Anda bisa menggantinya dengan yang lebih aman. Seperti halnya protein hewani bisa diganti dengan protein nabati yang didapat dari susu kedelai. Asam lemak omega-3 juga telah terbukti menurunkan resiko penyakit jantung seperti yang direkomendasikan The American Heart Association untuk mengkonsumsi ikan dalam menu sehari-hari.

4. Mengganti karbohidrat serta batasi makanan manis. Apabila Anda termasuk orang yang tak bisa lepas dari karbo, Anda bisa mendapatkan pengganti energi dari karbohidrat kompleks seperti gandum dan juga umbi-umbian. Tidak hanya menurunkan resiko kolesterol, juga menurunkan resiko diabetes. Makanan manis cenderung memicu kolesterol darah menjadi tinggi sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung juga.

5. Teratur mengatur pola makan adalah salah satu cara yang baik untuk mengurangi resiko kolesterol. Jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh harus seimbang dan jangan berlebihan agar gula darah pun dapat terkontrol dengan baik. Sehingga metabolisme tubuh pun berjalan secara normal. Jika Anda tipe orang yang tidak tahan lapar, Anda bisa menambahkan waktu makan dari 3 kali menjadi 5 kali namun dengan porsi yang lebih sedikit.

(eka/Odi)

Seledri, Renyah Segar Kaya Nutrisi

Seledri, Renyah Segar Kaya Nutrisi
Foto: healthylifecarenews.com
Jakarta - Seledri sering dipakai sebagai pelengkap makanan. Campuran sup, bahan taburan bakso kuah atau disajikan sebagai campuran salad. Aroma harum dan tekstur yang renyah bikin sayuran ini enak dimakan segar. Khasiatnya ternyata sangat banyak lho!

Apium graveolens L. atau yang lebih dikenal dengan nama seledri ini sering diapakai sebagai campuran sup, atau taburan untuk bubur. Aromanya harum segar, dan rasanya yang manis renyah membuat masakan jadi lebih enak. Selain sering dicampur dalam jus sebagai peredam tekanan darah tinggi, seledri punya manfaat hebat lainnya.

Sayuran yang kerap kali dihindari anak - anak ini memiliki segudang nutrisi penting seperti asam amino, boron, kalsium, folat, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, selenium, zinc, vitamin A, B (B1, B2, B3, B6), vitamin C, K dan serat. Nutrisi inilah yang memiliki manfaat besar untuk tubuh.

Dengan kandungan nutrisinya yang banyak, sayuran jenis ini memberikan beragam manfaat untuk beragam masalah kesehatan, seperti di bawah ini:

Darah tinggi
Seledri mengandung senyawa phthalides atau 3-n-butylphthalide yang berfungsi untuk membantu mengurangi tekanan darah sistolik dengan mengendurkan otot arteri, sehingga aliran darah lancar. Secangkir seledri cincang mengandung 100 mg natrium yang dapat menekan naiknya tekanan darah tinggi.

Kesehatan tulang
Seledri merupakan sumber vitamin K, kalsium dan magnesium, yang bisa membantu memperkuat dan memelihara kesehatan tulang dan sendi.

Anti kanker
Menurut peneliti dari Brigham and Women's Hospital, Harvard Medical School dan Harvard School of Public Health, menyatakan seledri memiliki senyawa phthalides dan polyacetylenes yang efektif mencegah kanker ovarium dan tumor. Juga mencegah kerusakan sel oleh radikal bebas.

Menyeimbangkan cairan tubuh
Kandungan natrium dan kalium pada seledri memiliki sifat diuretik. Merangsang produksi urin dan mengatur jumlah cairan pada tubuh dengan cara mengurangi produksi cairan berlebih.

Sembelit
Seledri bertindak sebagai laksatif dalam tubuh yang berfungsi sebagi obat pencahar alami. Jadi dapat mengurangi sembelit.

Membuat tidur nyenyak
Kandungan mineral alkalinya sangat penting bagi yang terkena insomnia. Makan seledri secara rutin akan memberikan efek menenangkan sistem saraf dan mengurangi rasa cemas serta stres, sehingga dapat tidur dengan pulas dan nyenyak.

Elektrolit
Seledri kaya akan elektrolit yang baik untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit tubuh saat diare.

Menyeimbangkan pH darah
Sayuran jenis ini dapat bertindak sebagai agen mineral alkalin yang membantu mengurangi tingkat keasaman pada tubuh dan menyeimbangkan pH darah serta menetralkan kondisi asam.

Kolestrol
Menurut sebuah studi yang dilakukan pada hewan dengan tingkat kolestrol tinggi dan diberi makan atau minuman seledri. Secara signifikan menunjukan adanya penurunan kolestrol secara total dan meningkatkan sekresi asam empedu.

Peradangan otak
Sebuah studi yang dilakukan pada tikus oleh University of Illinois, menemukan bahwa seledri memiliki senyawa luteolin (antioksidan tinggi dengan sifat inflamasi yang disebut flavonoid) yang berfungsi melindungi peradangan otak.


(eka/Odi)/
Renny Wahyuningsih - detikFood